Upgrade Desain dan Kamera

Huawei resmi merilis smartphone Huawei Ascend P7, sebagai penerus Ascend P6. Selain dibekali teknologi layar yang lebih baik, smartphone terbaru ini juga diberikan desain dan ftur kamera yang ditingkatkan. Ukuran layar Huawei Ascend P7 ditingkatkan dari semula 4.7 inch menjadi 5.0 inch, dengan resolusi Full HD 1080p. Bodinya terbilang sangat tipis (6.5 mm), meski masih sedikit lebih tebal dari tipe sebelumnya.

Baca juga : harga iphone

Teknologi layar anti gores Gorilla Glass 3 dite rapkan di layar depan hingga cover belakangnya yang terbuat dari logam. Ascend P7 dibekali sistem operasi Android 4.4 KitKat dengan antarmuka Huawei Emotion v2.3. Kinerjanya disokong prosesor Hisilicon Kirin 910T quadcore 1.8 GHz buatan sendiri, plus memori RAM 2 GB dan memori internal 16 GB. Kinerjanya didukung baterai Li-Po 2.500 mAh. Dengan resolusi 13 MP, lensa BSI, F/2.0 aperture, flash LED, plus banyak fitur unggulan, kameranya bisa diandalkan. Di depan, ada kamera tambahan berlensa 8 MP BSI.

Untuk konektivitas internet, dukungannya ditingkatkan hingga ke LTE. Koneksi ke perangkat lokal bisa dilakukan lewat Bluetooth 4.0, WiFi, microUSB 2.0 dan NFC. Huawei Ascend P7 ini siap dipasarkan ke 31 Negara (Eropa dan Asia) tanpa layanan kontrak. Sebagai pelengkap, Huawei juga menyediakan aksesori berupa smart-wearable TalkBand B1, casing pelindung berwarna-warni, screen cover, dan baterai portabel. Ketersediaannya di pasar mulai bulan Mei dengan warna hitam, putih, dan merah muda, seharga sekitar Rp. 7.5 juta.

Kompetisi Aplikasi ‘Smart City Jakarta’

Jakarta (14/5). BlackBerry meluncurkan kompetisi ‘BlackBerry Smart City Apps’ di Indonesia. Berkolaborasi dengan BlackBerry Innovation Center (BBIC) di ITB, kompetisi ini menampilkan kemampuan inovasi membangun aplikasi mobile sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi oleh masyarakat sehari-hari.

Menurut Maspiyono Handoyo, Managing Director BlackBerry Indonesia, urbanisasi yang cepat dapat menimbulkan tantangan baru termasuk perubahan dalam cara kehidupan. Namun, hal ini membuka peluang baru dalam menjalankan bisnis, kesehatan dan layanan pendidikan. Mereka mengundang pengembang aplikasi Indonesia untuk membuat aplikasi yang dapat membantu membuat kota-kota menjadi lebih cerdas.

Lima kategori aplikasi yang dilombakan adalah Smart City Jakarta, Smart Health, Smart Education, Smart Payments, dan Smart Enterprise. Peserta harus mendaftarkan dan mengunduh proposal aplikasi di Dropbox atau Google Drive, dan dikirimkan paling lambat 18 Juni 2014 dan akan dinilai juri dari ahli-ahli eksternal dan eksekutif BlackBerry. Hadiah total kompetisi Smart City Apps ini sebesar Rp 270 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *