Manfaat dan Pentingnya Serat dalam Menu Harian

Cantiknsehat.com – Serat adalah salah satu komponen dalam makanan yang tak bisa anda kesampingkan manfaatnya. Tidak hanya bagi anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, serat juga harus tersedia dalam menu makan anda seharihari. ada 2 macam serat yang kita kenal, yaitu serat larut dalam air dan serat tidak larut dalam air (lihat tabel).

Baca juga : cara memutihkan mata yang kuning

serat larut dalam air (soluble fiber) adalah serat yang mudah dicerna tubuh dan akan mengikat lemak dari makanan untuk dibuang. serat yang larut dapat diperoleh dari kacang-kacangan, oatmeal, beras merah, blueberry dan lain sebagainya. serat jenis ini dapat masuk dalam darah sehingga dapat mengikat kolesterol. sementara itu, serat tak larut dalam air (insoluble fiber) adalah serat yang akan tetap utuh sampai dikeluarkan dari tubuh.

Baca juga : cara mengecilkan pori pori bekas jerawat

serat ini berperan vital dalam sistem pencernaan dan melancarkan buang air besar (BaB). selain itu, serat ini membuat perut kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi oleh anda yang sedang menjalankan diet penurunan berat badan. serat ini banyak terdapat dalam sayur dan buah-buahan.

Baca juga : cara menghilangkan jerawat pasir di jidat

Umumnya, kebutuhan serat harian orang dewasa ialah 25–35 gram. itu dapat diperoleh dengan mengonsumsi 5 porsi sayuran dan 3 porsi buah. Jika merasa tak mampu menyediakan porsi sayuran dan buah sebanyak itu tiap hari, anda dapat mengonsumsi suplemen serat yang banyak dipasarkan. Berikut manfaat serat serta proses kerjanya dalam tubuh anda:

Melancarkan buang air besar.

Mengonsumsi banyak serat, khususnya serat tidak larut, akan memperlancar pembuangan feses. saat berada di dalam tubuh, serat akan membesar (bulking), tapi tetap utuh dan tidak bisa dicerna karena tubuh tidak memiliki enzim untuk mencernanya. serat ini akan merangsang gerak peristaltik usus sehingga menimbulkan rasa ingin BaB dan bercampur dengan feses sehingga pembuangan lebih lancar. Jika konsumsi serat dalam tubuh anda sedikit, proses BaB anda bisa terganggu sehingga anda berisiko terkena konstipasi atau sembelit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *