Industri Teknologi Keuangan Didorong Bangun Kolaborasi bagian 2

Nurhaida mengatakan setiap transaksi melalui IKD akan diawasi. “Kalau bermasalah dan nilainya besar, akan mengganggu stabilitas sistem keuangan sehingga regulator perlu hadir untuk capture data itu,” ucapnya. OJK mencatat, hingga saat ini, perusahaan fintech P2P lending telah menyalurkan pinjaman total senilai Rp 7,64 triliun atau tumbuh sebesar 20 persen dibanding tahun lalu. Regulator optimistis jika peluang fintech untuk dapat menyalurkan pinjaman khususnya kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah masih sangat besar, dari porsi penyaluran saat ini yang hanya 7 persen terhadap total kredit di Indonesia.

Chief Executive Officer (CEO) InternationalFinance Corporation Philippe Le Houerou menambahkan fintech dapat menjadi alternatif untuk membantu mengisi kesenjangan kebutuhan pembiayaan UMKM di dalam negeri, yang saat ini mencapai US$ 166 miliar. “Perkembangannya perlu didorong, dan regulator hanya perlu mengatur terkait dengan keamanan cyber, perlindungan data pribadi, dan peningkatan literasi keuangan, tapi dengan aturan yang fleksibel,” ujarnya. Ketua Asosiasi Fintech Indonesia Niki Luhur berujar, hingga kini, sudah ada 64 perusahaan fintech P2P lending yang terdaftar di OJK.

“Kami optimistis jumlahnya akan lebih besar lagi pertumbuhannya, terlebih masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses perbankan masih 51 persen dari total populasi,” tuturnya. Adapun tingkat rasio pinjaman bermasalah (NPL) industri fintech P2P lending pada Mei lalu tercatat berada di kisaran 0,4 persen, lebih rendah dibanding perbankan, di kisaran 3-4 persen.

Chief Executive Officer (CEO) Akseleran, David Tambunan, mengatakan, meskipun minim agunan, bukan berarti NPL di fintech P2P lending akan melonjak tinggi. Dia mencontohkan, Akseleran, dalam melakukan analisis kredit selalu berfokus pada kemampuan cashflow peminjam. “Kalau enggak ada agunan dalam bentuk fixed asset seperti tanah dan bangunan, belum tentu enggak aman. Yang penting cashflow-nya dan bagaimana kemampuan membayarnya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *