Fokus Pada Angkutan Massal Dan Keterpaduan Antarmoda

Penyelenggaraan transportasi publik berbasis angkutan massal menjadi hal fundamental guna menciptakan transportasi yang efisien. Pembangunan infrastruktur, revitalisasi angkutan umum, serta keterpaduan antarmoda, kini menjadi fokus utama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Kementerian Perhubungan. Hindro Surahmat, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Darat, memaparkan hal tersebut sepekan lalu. Berikut petikan wawancaranya. Apa program prioritas Ditjen Hubdat hingga 2019?

Secara umum program prioritas kami mengacu pada renstra (rencana strategis), karena dalam penyelenggaraan pembangunan tentu dasarnya renstra. Tahun depan ada 40 terminal yang akan kami rehabilitasi. Itu bentuk tanggung jawab kami terhadap penyelenggaraan atau kewenangan terminal tipe A yang beralih dari daerah ke pusat. Jadi kami dorong untuk rehabilitasi terminal. Harapan kami pelayanan dan kualitas terminal itu akan sama dengan stasiun. Konektivitas di NKRI harus bisa menjangkau hingga pelosok, sehingga keterpaduan antarmoda baik darat, laut, dan udara itu harus terjadi. Itu penting. Pemerintah sedang membangun BRT di beberapa daerah selain Jakarta, apa harapannya? Harapan saya di semua provinsi di Tanah Air sudah ada angkutan massal sekelas Transjakarta, idealnya ke sana. Sejauhmana perkembangan BRT di daerah-daerah tersebut?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *