Polisi Tangkap Gatot Brajamusti

PETUGAS menangkap Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parf) Gatot kepolisian Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, di kamar Hotel Golden Tulip, Mataram, Ahad malam pekan lalu. Di dalam kamar 1100 di lantai 11 itu, tim dari Markas Besar Kepolisian RI, Kesatuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Mataram, dan Kesatuan Reserse Narkoba Polres Lombok Barat menemukan dua paket kristal putih yang diduga sabusabu beserta alat isap.

”Gatot diketahui menyimpan barang bukti di kantong celana dan Dewi Aminah di dalam tas,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Ajun Komisaris Besar Tri Budi Pangastuti pada Senin pekan lalu. Ia bersama istrinya kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Gatot ditangkap beberapa jam selepas Kongres Parf di hotel yang sama, yang mengukuhkannya kembali menjadi ketua periode 2016-2021.

Pyongyang Mampu Bikin 20 Bom Nuklir

KOREA Utara dilaporkan memiliki cukup material untuk membuat 20 bom nuklir hingga akhir tahun ini. Pyongyang mempercepat produksi fasilitas pengayaan uranium dan memperbanyak persediaan plutonium miliknya. Berdasarkan analisis terbaru para pakar senjata, seperti dilansir Reuters pada Rabu pekan lalu, Korea Utara mengembangkan proses pengayaan uranium yang membuat negara komunis itu mampu menjalankan program nuklir mandiri.

Pakar terkemuka yang menganalisis program nuklir Korea Utara, Siegfried Hecker, mengungkapkan proyek itu diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 150 kilogram uranium yang telah diperkaya dalam waktu setahun. Jumlah ini, menurut Hecker, bisa menghasilkan setidaknya enam bom nuklir. Hecker, yang pernah menjabat Direktur Laboratorium Nasional Los Alamos, Amerika Serikat, memperkirakan, dengan tambahan 32-54 kilogram persediaan plutonium, Korea Utara memiliki material fsi (pembelahan inti atom) untuk memproduksi sekitar 20 bom nuklir hingga akhir 2016.

Tahun ini pemerintah Pyongyang telah menggelar dua uji nuklir dan beberapa tes rudal. Uji nuklir terakhir, yang berlangsung dua pekan lalu, menimbulkan guncangan setara dengan gempa bumi berkekuatan 5,3 skala Richter di sekitar lokasi. Adapun peluncuran rudal balistiknya pada akhir Agustus mencatatkan sejarah karena berhasil terbang sejauh 500 kilometer sebelum mendarat di Laut Jepang. Provokasi Pyongyang ini membuat marah negara tetangga, seperti Cina, Korea Selatan, dan Jepang.

Pudar Wangi Pierre Cardin Bag5

Alasannya, antara lain, mereka pertama kali mendaftarkan merek ”Pierre Cardin” untuk barang kelas tiga pada 1977. Kemudian, pada Februari 2004, Alexander mendaftarkan logo huruf ”P” disertai tulisan ”Pierre Cardin” untuk sembilan jenis barang. Pada September 2007, Alexander sekali lagi mendaftarkan nama dan logo ”Pierre Cardin”.

Kali ini, ia merinci lebih dari 50 jenis barang kategori kelas tiga, dari parfum sampai pembersih telinga. Angin di pengadilan berpihak kepada Alexander. Pada Juni 2015, majelis hakim Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan Pierre Cardin asli. Dalam pertimbangannya, tiga anggota majelis hakim menyatakan merek ”Pierre Cardin” versi Alexander memang sama persis dengan Pierre Cardin asal Paris.

Yang Mati Lalu Lahir Kembali

DI antara sekian puluh flm Warkop DKI yang diproduksi sepanjang 1979-1994, sutradara Anggy Umbara memilih tiga saja dari tahun-tahun awal debut trio lawak itu di layar lebar. Tiga judul tersebut adalah IQ Jongkok (1981), Setan Kredit (1982), dan CHIPS (1982). ”Ini flm-flm mereka yang paling saya suka dan ada deeper meaning dalam ceritanya,” ucap Anggy. Setan Kredit, misalnya, berbicara tentang kritik atas konsumerisme.

Begitu pula CHIPS, yang menyindir perilaku oknum-oknum berseragam di republik ini. Film-flm ini masih mengusung nilai satire bermuatan kritik sosial yang jadi kekhasan Warkop saat berada di bawah naungan Prambors. Dalam perkembangannya, flm Warkop DKI makin antusias mempertontonkan perempuan seksi berpakaianvulgar. Anggy ingin mengembalikan kemurnian komedi Warkop dalam Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1.

Pelantikan Suhariyanto

KEPALA Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro melantik Suhariyanto sebagai Kepala Badan Pusat Statistik pada Kamis pekan lalu. Mantan Deputi Bidang Neraca Badan Pusat Statistik itu menggantikan Suryamin, yang pensiun. Pria 55 tahun itu lulus dari Akademi Ilmu Statistik pada 1983. Ia melanjutkan pendidikan masternya di University of Guelph, Kanada, dan meraih gelar doktor dari Universitas of Reading, Inggris, dengan keahlian di bidang ekonomi pertanian. Suhariyanto menyisihkan dua kandidat lain, yakni Amalia Adininggar Widyasanti dari Bappenas dan Wihana Kirana Jaya dari Universitas Gadjah Mada.

”seperti negeri ini kekurangan orang waras saja.” Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi uji materi Undang-Undang Pemerintah Aceh Pasal 67 ayat 2, yang mengizinkan bekas narapidana mencalonkan diri sebagai kepala daerah, pada Selasa pekan lalu. Uji materi itu diajukan Abdullah Puteh, Gubernur Aceh tahun 2000 dan bekas narapidana korupsi pembelian helikopter.

Kelor Subur Rakyat Makmur Bag4

Seperti halnya di Moskow, masyarakat Spanyol tertarik dengan produk olahan kelor Parigi Moutong. Samsurizal mengatakan respons positif yang ditunjukkan masyarakat dunia tersebut memberikan tantangan tersendiri bagi Parigi Moutong untuk mengembangkan produk olahan kelor lebih baik lagi di masa depan. “Kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk olahan kelor di Parigi Moutong senantiasa kami perhatikan agar kami mampu memenuhi kebutuhan kelor masyarakat internasional,” ucapnya.

Selain Spanyol dan Rusia, negara lain yang meminati kelor Parigi Moutong datang dari Amerika Serikat, Singapura, juga India. Samsurizal menuturkan pada 4-6 November 2017, rombongan delegasi yang dipimpin Wakil Bupati Badrun Nggai akan melawat ke Singapura untuk mempromosikan kelor Parigi Moutong. Setelah itu, rombongan delegasi menuju India. “Pas kami pameran di Moskow, orang-orang India ngintip produk olahan kelor kami. Mereka juga punya kelor, tapi belum diolah menjadi produk obat-obatan dan komestik. Mereka tertarik belajar dari kami,” tuturnya.

Festival Jajanan Bango 2018 dan Catering Nasi Tumpeng Jakarta Selatan

Festival Jajanan Bango 2018 dan Catering Nasi Tumpeng Jakarta Selatan – kementerian Pariwisata ( Indonesia Tbk, mendukung kemenpar) dan PT Unilever penyelenggaraan Festival Jajanan Bango (FJB) 2018 yang berlangsung di Jakarta pada 14-15 April dan Makassar pada 5-6 Mei. FJB menjadi media efektif untuk mempromosikan kuliner tradisional, sebagai daya tarik wisata kuliner, yang saat ini memiliki porsi terbesar dalam portofolio bisnis pariwisata Indonesia: budaya (culture) 60 persen, alam (nature) 35 persen, dan buatan manusia (man made) 5 persen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, “kuliner tradisional masuk ke dalam kelompok besar wisata budaya (culture) dengan porsi 60 persen karena daya tariknya sangat tinggi. Untuk mengembangkan wisata ini, kemenpar telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Wisata kuliner dan Belanja, untuk mendukung pencapaian target kunjungan 17 juta wisman dan 270 juta pergerakan wisnus di tahun ini dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus pada 2019,” papar Arief Yahya, didampingi Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, Hernie Raharja pada jumpa pers FJB 2018 di Balairung Soesilo Soerdaman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kemenpar, Senin (9/4).

Menurut Hernie Raharja, FJB merupakan wujud misi sosial merek Bango yang diproduksi PT Unilever Indonesia Tbk untuk melestarikan kuliner Nusantara. “Sejak FJB diselenggarakan pertama kali pada 2005, Bango ingin mengajak sebanyak mungkin pencinta kuliner mengenal dan mencintai kekayaan dan pesona kuliner Indonesia yang otentik,” kata Hernie. FJB tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan HUT Bango ke-90.

“Di FJB 2018, para pengunjung dimanjakan oleh puluhan hidangan khas Indonesia yang disajikan sederet penjaja kuliner tertama dari berbagai daerah di Nusantara. Di FJB kali ini juga Bango kembali merangkul para wirausahawan kuliner generasi baru dalam melanjutkan regenerasi pelestarian kuliner Indonesia. “Dihadirkan 5 wirausahawan kuliner yang telah terpilih dari sekitar 7 ribu peserta kompetisi ‘Bango Penerus Warisan kuliner’ yang digelar atas kerja sama Badan Ekonomi kreatif (Bekraf) pada Februari-Maret lalu,” pungkas Hernie.

Sumber : https://salamacatering.com/

 

Fokus Pada Angkutan Massal Dan Keterpaduan Antarmoda

Penyelenggaraan transportasi publik berbasis angkutan massal menjadi hal fundamental guna menciptakan transportasi yang efisien. Pembangunan infrastruktur, revitalisasi angkutan umum, serta keterpaduan antarmoda, kini menjadi fokus utama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Kementerian Perhubungan. Hindro Surahmat, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Darat, memaparkan hal tersebut sepekan lalu. Berikut petikan wawancaranya. Apa program prioritas Ditjen Hubdat hingga 2019?

Secara umum program prioritas kami mengacu pada renstra (rencana strategis), karena dalam penyelenggaraan pembangunan tentu dasarnya renstra. Tahun depan ada 40 terminal yang akan kami rehabilitasi. Itu bentuk tanggung jawab kami terhadap penyelenggaraan atau kewenangan terminal tipe A yang beralih dari daerah ke pusat. Jadi kami dorong untuk rehabilitasi terminal. Harapan kami pelayanan dan kualitas terminal itu akan sama dengan stasiun. Konektivitas di NKRI harus bisa menjangkau hingga pelosok, sehingga keterpaduan antarmoda baik darat, laut, dan udara itu harus terjadi. Itu penting. Pemerintah sedang membangun BRT di beberapa daerah selain Jakarta, apa harapannya? Harapan saya di semua provinsi di Tanah Air sudah ada angkutan massal sekelas Transjakarta, idealnya ke sana. Sejauhmana perkembangan BRT di daerah-daerah tersebut?

 

Siasat Lolos Setya Novanto bag4

Skandal yang populer dengan sebutan ”Papa Minta Saham” ini terungkap lewat perbincangan dalam lobi-lobi Setya yang direkam secara diam-diam oleh Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Kasus itu sulit diproses secara hukum setelah Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi yang diajukan Setya. Mahkamah menyatakan penyadapan yang tidak dilakukan penegak hukum bukanlah alat bukti yang sah. Setya pun berhasil mendapatkan jabatan Ketua DPR lagi. Sebelumnya, ia juga lolos dari sederet kasus lain, dari kasus cessie Bank Bali pada 1999 hingga perkara korupsi proyek Pekan Olahraga Nasional 2012 di Riau. Pengawasan terhadap kasus Setya amat penting lantaran praperadilan telah terbukti menjadi titik lemah proses hukum.

Hikayat praperadilan Bag3

Di Pengadilan Negeri Bandung itulah, menurut ketuanya, Soedarko, sidang prapengadilan untuk pertama kalinya dipraktikkan di Indonesia sejak KUHAP berlaku. Sidang berlangsung atas permintaan Sioe Oeh. Yang diadili Kapten Polisi Toemiran, perwira reserse Kodak VIII/Jawa Barat, dengan tuduhan telah menangkap dan menahan Sioe Oeh secara sewenang-wenang. Perkara bermula dari sengketa utangpiutang antara pedagang tekstil Sioe Oeh dan Tan Tie Nio serta A Hoeng. Sioe mengaku berutang Rp 40 juta kepada Tie Nio dan Rp 34 juta kepada A Hoeng. Tapi, menurut perhitungan lain, Tie Nio merasa punya piutang Rp 6 juta kepada Sioe Oeh. Terakhir, Sioe Oeh menyatakan dirinya bangkrut, dan merasa dirinya ”tak aman” karena ”diancam” Tie Nio dan A Hoeng yang tentu saja menagihnya.