Botol Susubermotif Batik

Beberapa waktu lalu, Pigeon meluncurkan botol susu bermotif batik. Tiga motif batik yang dipakai adalah motif Gurdo, Peony, dan Seruni. ”Pigeon berkomitmen untuk selalu memenuhi kebutuhan ibu dan bayi. Botol susu ini dirancang untuk dapat mengakomodasi kebutuhan bayi terhadap ASI jika ibu tidak bisa memberikan secara langsung.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Jadi, bayi pun dapat minum ASI secara alami,” ujar Anis Dwinastiti, General Manager Marketing Division Pigeon Indonesia. ”Motif batik yang ada pada botol susu Pigeon berlambang Gurdo yang merupakan simbol kepercayaan dalam budaya batik Jawa. Motif batik ini bermakna sebuah kepercayaan yang diberikan ibu terhadap bayinya agar bisa menjadi bibit muda untuk membangun negara.

Botol susu ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan batik kepada orang Indonesia melalui ibu dan anak,” papar Iwet Ramadhan, disainer sekaligus pemerhati batik. Karena khusus didesain untuk ibu dan anak, Pigeon senantiasa memerhatikan aturan yang aman dan nyaman bila digunakan. Contoh, produk ini meng gunakan tinta Food Contact Grade, warna desain juga disesuaikan agar tetap soft dan nyaman dilihat bayi. Walaupun tidak sedetail motif batik biasanya, motif batik pada botol susu ini tetap dibuat dekoratif.

Dengan diluncurkannya botol susu bermotif batik, Pigeon menitikberatkan pada tiga hal, yaitu kepedulian terhadap kebutuhan ibu dan bayi untuk menunjang pemberian ASI, kepedulian terhadap kebudayaan lokal, serta kepedulian terhadap bayi-bayi yang kurang beruntung. Sebab, sebagian hasil penjualan botol bermotif batik akan digunakan dalam program CSR Pigeon untuk membiayai operasi bibir sumbing balita melalui Yayasan Dana Bantuan Anak Sekar Melati.

Menang tebakan, tapi papa yang gendong “Keysha sangat dekat dengan kami, kedua orangtuanya. Karena kami sama-sama berkerja, maka di perjalanan saat pulang kerja, kami suka tebak-tebakan baju yang dipakai buah hati kami. Sesampainya di rumah, jika tebakan Mama benar, maka Mama yang memeluk Keysha lebih dulu, begitu juga sebaliknya. Kadang juga, siapa yang dipanggil lebih dulu oleh Keysha saat kami sampai di rumah, maka dialah yang akan menggendongnya lebih dulu. Serunya, kadang Mama yang menang, tapi Keysha malah lari ke papanya, minta dipeluk dan digendong. Hemm….”

Sumber : https://eduvita.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *